FPI Online - Tasikmalaya, Hujan deras yang terus mengguyur kawasan Tasikmalaya sejak 18 Juni 2020 ini mengakibatkan terjadinya longsor ke pemukiman warga dan akses jalan di beberapa lokasi berbeda di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Diantaranya terjadi di kampung Cikaret, Desa Cibalong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Jum'at, 19/06/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Bendahara DPW HILMI FPI Kabupaten Tasikmalya, M Rahman, "Akibat musibah tersebut. Di Kampung Cikaret tiga (3) rumah mengalami rusak berat dan dua belas (12) lainnya rusak ringan, dan hektaran sawah milik warga tertimbun oleh tanah longsor,"

Pasca peristiwa musibah tersebut FPI Tasikmalaya dan sayap juangnya baik dari DPW FPI Kota Tasikmalaya, DPW HILMI FPI Kabupaten Tasikmalaya dan DPC FPI Cibalong akhirnya memutuskan untuk terjun ke lokasi pada Ahad (21/06/20).

Tidak hanya FPI Kota dan Kabupaten Tasikmalaya saja, DPW FPI Kabupaten Ciamis bersama Mawil LPI Ciamis dan HILMI Kabupaten Ciamis juga merapat ke lokasi bencana setelah berkoordinasi dengan FPI Tasikmalaya.

Dua dari tiga rumah yang mengalami rusak berat itu, dengan alat seadanya Laskar dan Relawan HILMI FPI bersama para warga bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan akibat hantaman banjir yang disertai longsor. Evakuasi sisa-sisa baik papan dan pangan seperti padi, beras, dll yang masih bisa dipakai dan tertimbun tanah longsor pun diamankan untuk dimanfaatkan dikemudian hari.

"Dari ketiga rumah yang tertimbun longsor, dua diantaranya berhasil dibersihkan sedangkan satunya lagi menunggu alat berat," kata Ketua HILMI FPI Kabupaten Tasikmalaya.

Selanjutnya tim HILMI FPI bersama para laskar melanjutkan perjalanan menuju Desa Cikubang, Kecamatan Taraju. Selama kurang lebih 3 jam perjalanan waktu yang ditempuh dengan medan bebatuan dan hujan untuk sampai ke lokasi.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 19:30 Wib, HILMI FPI mendirikan Posko Relawan FPI sebagai pusat koordinasi, informasi dan pengendalian yang berada di Kp Babakan Binong, RT 07/02, Ds Cikubang, Kec Taraju, Kab Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sebagaimana data yang dihimpun dari ketua RT 08 RW 02, Kp Makarsari, Dusun Bakompasir, sedikitnya ada satu rumah yang dihuni 3 orang mengalami rusak berat tertimbun bahan material dan tanah longsor, sedangkan dua puluh sembilan (29) rumah yang dihuni 94 jiwa terdampak serta terancam terbawa arus bilamana banjir dan longsor kembali menerjang.

Ketua HILMI FPI Kabupaten Tasikmalaya Sdr Abdul Latif yang juga sebagai Penanggung Jawab Posko Relawan FPI menjelaskan, "Sementara pemerintah setempat belum bisa memfasilitasi tempat Hunian Korban yang saat ini masih berada di tenda pengungsian. Menurut Kades Cikubang Bpk Jajang tanah tempat bencana ini tidak bisa lagi ditempatkan karena rawan,"

Ia juga melanjutkan terkait kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan oleh para korban, "Sementara kebutuhan mendesak untuk para warga korban bencana alam longsor dan banjir ini seperti sembako, obat-obatan, selimut, karpet, alat sholat, handuk, pempers, susu bayi, alat-alat tidur, alat mandi, pakaian dalam wanita, pria dari mulai dewasa dan anak-anak. Sedangkan untuk para relawan untuk membersihkan lokasi yang dibutuhkan saat ini  sarung tangan, sepatu bot, dll" kata Ketua HILMI FPI Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Latif

HILMI FPI mengajak kepada siapa saja yang peduli dan ingin berpartisipasi dalam membantu para korban bencana dan musibah ini bisa melalui Rekening FPI Kemanusiaan : Bank Syari'ah Mandiri (Kode Bank 451) 7001440707 informasi konfirmasi donasi melalui HILMI Center +6281350004071 atau bisa langsung datang ke Posko yang berada di Kp Babakan Binong, RT 07/02, Ds Cikubang, Kec Taraju, Kab Tasikmalaya, Jawa Barat.






Sumber : DPP HILMI-FPI
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda