FPI-Jabar.Com - Tasikmalaya, Dewan Pengurus Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kota Tasikmalaya menggelar acara dzikir dan sholawat. (Jumat, 26 Juli 2019).

Dipimpin oleh Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd, pengurus DPW, DPC FPI se-Kota Tasikmalaya, pengurus dan anggota sayap juang FPI beserta para santri dari berbagai pondok pesantren yang tergabung dalam organisasi FSI (Front Santri Indonesia).

Selain diikuti para santri dari FSI acara ini juga diwajibkan untuk sayap juang FPI di bidang pengembangan pendidikan pesantren mengikuti kegiatan pembacaan dzikir & sholawat yang terhimpun dalam 3 buah ratib di Majlis Ratib Al Musthofa pimpinan Sayyidil Mahbub Al Habib Abu Bakar bin Hasan bin Musthofa Asseghaf.

Ketiga buah ratib tersebut adalah :
1. Ratib Alaydrus karya Al alamah al habib abdulloh Alaydrus bin abi bakar assakron
2. Ratib al athos karya Al alamah al habib umar bin abdurrohman al athos
3. Ratib al hadad karya Al alamah al habib abdulloh bin alawi al hadad

Pembacaan Ratib tsb dipimpin langsung oleh Habib Abu Bakar Asseghaf dan Habib Soleh Alaydrus

Kegiatan ini rutin dilaksanakan seminggu sekali dan menjadi kegiatan wajib yang harus diikuti oleh seluruh keluarga besar FPI Kota Tasikmalaya.

"Perjuangan dzohir kita dalam amar ma'ruf nahyil munkar mesti didukung dengan upaya bathiniyah lewat dzikir dan sholawat sebagai langkah munajat kepada Alloh agar perjuangan menegakan kalimah Alloh senantiasa mendapat rido dan pertolongan Alloh Azza wa jalla" tutur Ust Yan-yan al bayani.

Habib Abu Bakar Asseghaf mewanti wanti, agar para mujahid istikomah dalam mentarbiyyah ummat sekaligus memberantas kemaksiyatan, walau seberat apa pun resiko yang mengjadang.

Pada kesempatan yang sama, Habib Soleh Alaydrus menuturkan bahwa saat ini ummat mesti waspada dengan menyebarnya pemahaman liberal yang merusak kemurnian ajaran islam, khususnya di indonesia.

#melestarikan warisan ulama & habaib#
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda