Jum'at, 22 Maret 2019


FPI-Jabar.com Tasikmalaya, Ribuan massa dari berbagai elemen umat islam, OKP, komunitas, majlis taklim, m ajlis dzikir, pesantren-pesantren, dan juga ormas seperti FPI, Persis, brigade Tholiban, JAS, MMI, Laskar penghapal qur'an, pemuda hijrah, dan yang lainnya berkumpul di Taman Kota dalam aksi solidaritas 49 korban penembakan yang terjadi di masjid Annoor New Zeland.

Aksi tersebut dimotori oleh Aliansi Masyarakat Aktivis Muslim Tasikmalaya (AL-MUMTAZ).
Meski sempat diguyur hujan yang sangat deras, Para peserta tetap semangat mengikuti acara hingga selesai.

Acara dimulai pukul 11.30 dengan do'a bersama, shalat goib untuk para korban dan dilanjut dengan shalat jum'at di masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Setelah selesai jum'atan, 
masa turun ke jalan depan taman kota. acara diisi tausiyah serta orasi-orasi oleh para Tokoh ormas.

"Kita saat ini umat islam selalu dituding sebagai teroris, padahal siapa yang sebenarnya teroris.???" Dalam orasi Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya yakni Ust Muhammad Yanyan Al-Bayani.S.Kom.I.M.Pd.
"Saat ini kita diguyur hujan deras, besok kita harus siap banjir darah untuk membela kaum muslimin." Tambahnya sambil menyemangati para peserta Aksi.

Setelah orasi-orasi dari para tokoh, acara dilanjutkan dengan aksi Longmach dari jalan H.Zainal Mustopa menuju jalan tentara pelajar, Alun-alun, serta ke jalan gunung sabeulah dan berakhir kembali ke Depan Masjid Agung.
Selama longmach berjalan, di atas mobil komando para tokoh kembali berorasi memberikan semangat kepada para peserta Aksi.
Acara ditutup dengan do'a oleh KH. Maksum Hasan selaku Imam FPI Jabar.

-------------------------- _-_ ------------------

@Anwar Sanusi
Sebarkan Lewat:

Unknown

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda