Selasa, 12 Februari 2019


FPI-Jabar.com -  Tasikmalaya, Hujan yang mengguyur Kota Tasikmalaya disertai angin kencang kembali menelan korban. Sebuah rumah yang dihuni anak yatim di kawasan kp Cikanyere RT 04 RW 08 Kelurahan Sukamahi Kecamatan Cipedes ambruk di bagian atapnya. Karena atapnya hancur, maka untuk sementara waktu tidak bisa digunakan, terlebih saat hujan turun lagi.

Setelah mendapat laporan dari Markas DPC FPI Cipedes tentang musibah tersebut, maka Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya memerintahkan Ketua HILMI (Hilal Merah Indonesia) sayap juang FPI di medan juang bantuan kemanusiaan untuk segera turun investigasi ke lapangan.

Berdasarkan pantauan team Media Front (MF) di lapangan, hari Selasa 12/02/2019 sejumlah Anggota Hilmi FPI tampak turun ke lokasi rumah yang ambruk.
Pada investigasi awal tersebut, Ust Arif Budiman S.KM menyerahkan bantuan awal kepada keluarga korban berupa sembako dan kebutuhan sehari hari lainnya.

Ditemui team MF, Ust Arif menuturkan bahwa bantuan sembako yang diserahkan adalah bantuan awal saja, Hilmi FPI berencana membantu pembangunan kembali atap rumah yang ambruk, agar bisa kembali ditempati oleh penghuninya.Terlebih di antaranya ada anak anak yatim yang menempati rumah tersebut.

Kami sangat terharu kedatangan laskar FPI yang dipimpin pengurus Hilmi FPI Kota Tasikmalaya. Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako yang diserahkan oleh Hilmi kepada kami, bantuan tsb sangat berarti bagi kami, ungkap Hilmi Fauziyah (19 thn) anak bungsu yang tinggal di rumah tsb.

Sejalan dengan rencana Hilmi FPI, Ust Anwar Ketua DPC FPI Cipedes menghimbau warga Cipedes turut peduli dengan musibah yang menimpa salah satu warga kp cikanyere dengan menyisihkan sebagian hartanya. Teknisnya bisa langsung atau melalui Team HILMI FPI Kota Tasikmalaya, tutur ustadz alumni Pondok Pesantren An Nur Jarnauziyyah Karang Resik.

Rumah tersebut dihuni oleh 2 orang anak yang sudah ditinggal wafat orang tuanya, sehingga kehidupan kesehariannya pun terbilang cukup kekurangan. Saat ini mereka tinggal di rumah Ketua RT setempat pasca  rumahnya ambruk, tutur Ust M.Rahman sekretaris HILMI FPI Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, saat ditemui team MF di kediamannya, Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya  Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd menuturkan harapannya, di tengah makin memanasnya suhu politik menuju Pemilu april 2019, seyogianya  tidak membuat kita menjadi lupa dengan kepedulian kepada sesama. Memanasnya suhu politik adalah sebuah realitas kompetisi, namun nilai nilai kemanusiaan dan kepedulian yang sering dijadikan materi kampanye, hendaklah tidak sebatas menjadi retorika politik namun betul betul diimplementasikan dalam aksi sosial di tingkat grass root yang bisa dirasakan oleh masyarakat bawah, tutur ustadz yang dikenal tegas di setiap orasinya. (y_y)

--------------------------------------------
Tasikmalaya
Sebarkan Lewat:

Unknown

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda