Top News

FPI Online

FPI Jabar - Sumedang, Dewan Pengurus Cabang Front Pembela Islam (DPC FPI) Rancakalong menyalurkan bantuan dana kepada korban kebakaran pada hari Selasa ( 27/8/19 )

Ade adalah salah satu korban yang rumahnya terbakar dari dua rumah yang terkena musibah kebakaran. Kejadian tersebut mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Sebanyak dua motor juga dilahap oleh si jago merah.

Kebakaran tersebut berlokasi di desa sukahayu kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang.


"Saya sangat berterima kasih kepada FPI Rancakalong yang telah memberikan bantuan, semoga Allah memberikan balasan terbaik atas kebaikan FPI" Ujar Ade.

"Semoga dengan bantuan dana ini bisa membantu meringankan beban korban kebakaran " ujar H Dodo selaku Ketua DPC FPI Rancakalong.


Kontributor LIF Jabar
FPI Online - Karawang, Hilal Merah Front Pembela Islam (FPI Karawang) bergerak kembali gelar baksos di daerah yang terkena dampak kekeringan di pasir ipis sekitaran kec Telukjambe barat. (Ahad, 18 Agustus 2019).

Dengan menyisir tempat yang terkena imbas kekeringan dengan skala prioritas mesjid mesjid dan masyarakat sekitarnya yang karena kondisi sehingga untuk wudhu pun kekurangan air di Mesjid Baiturrahman dan Mesjid Alhidayah.

Abu idzar selaku ketua DPC Telukjambe barat yang ikut menyertai aksi donasi mengatakan " kami dari FPI Karawang merayakan kemerdekaan dengan gelar baksos".


Apresiasi masyarakat sangat berterima kasih dengan adanya baksos FPI terungkap dari pak Budi (40) selaku dkm masjid Baiturrahman sangat berterima kasih sekali dengan adanya baksos dari FPI.


Apresiasi lain diungkap seorang Nasrani Hotman Simanjuntak (50) sangat berterima kasih sekali karena sulitnya mendapatkan air dan mendo'akan kesuksesan FPI.
HILMI FPI Karawang akan terus berusaha dan empati atas penderitaan rakyat sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral.




Sumber : Kontributor LIF Karawang
FPI Jabar - Sumedang, Hari raya idul Adha 10 dzulhijjah 1440 Hijriah, FPI Sumedang menerima titipan hewan kurban dan di salurkan kepada warga.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan pada hari ahad (11/08/19). Sebanyak 3 ekor hewan kurban yang dititipkan kepada DPW FPI Sumedang yakni 1 ekor sapi dan 2 ekor domba.

Setelah shalat Idul Adha usai sekitar pukul 08.30 WIB dilaksanakan pemotongan hewan kurban di Markaz DPW FPI Sumedang. Sebanyak 150 bungkus daging kurban di distribusikan kepada yang berhak mendapatkan serta warga sekitar Markaz Syari'ah DPW FPI Sumedang.


H. Dede menegaskan dengan berdirinya Markaz Syari'ah DPW FPI Sumedang diharapkan bisa memberikan manfaat yang baik bagi kaum muslimin khususnya warga di sekitar. Keberadaan Markaz Syari'ah bukan saja bermanfaat dari segi agama saja dengan dilakukan kegiatan rutin pengajian, tapi dari segi kemanusiaan seperti santunan anak yatim serta kegiatan sosial masyarakat. Manfaat Markaz ini juga bisa dilihat sekarang yaitu dari dilaksanakannya pemotongan hewan kurban serta mendistribusikan daging kurban tersebut ke warga sekitar Markaz.


"Kami DPW FPI Sumedang mengucapkan terimakasih atas kepercayaan pada dermawan menitipkan hewan kurban serta untuk kami salurkan kepada warga, Insya Allah amanah dari para dermawan kami salurkan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan. Semoga tahun depan kami masih dipercaya untuk mendistribusikan daging hewan kurban serta makin banyak para dermawan yang menitipkan hewan kurban " Ujar H. Dede selaku Ketua DPW FPI Sumedang.



Kontributor LIF
FPI-Jabar.Com - Sumedang, Dewan Pengurus Cabang Front Pembela Islam (DPC FPI) Rancakalong menyalurkan bantuan dana kepada seorang anak yang menderita tumor.

Umar adalah seorang anak laki-laki berumur 13 tahun yang menderita tumor. Dia bertempat tinggal di Dusun Cikondang Desa Pamekaran Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Ketua DPC-FPI Rancakalong langsung menyerahkan bantuan dana kepada anak penderita tumor yang bernama Umar pada hari Selasa (06/08/19).


Semoga dengan bantuan dana tersebut bisa membantu meringankan pengobatan penyakit tumor yang di derita Umar.


Sumber : DPC FPI Rancakalong
Kontributor LIF Jawa Barat
FPI-Jabar.Com - Karawang, Dewan Pengurus Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Karawang mengadakan Bakti Sosial (Baksos) di wilayah yang terdampak kekeringan. (Ahad, 28/7/2019)

Pelaksaan Baksos FPI Karawang dengan menyalurkan bantuan air bersih ke daerah yang terkena dampak kekeringan, FPI laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap penderitaan masyarakat yang terkena dampak kekeringan di kab Karawang.

Dalam kegiatan Baksos FPI Karawang menurunkan bantuan berupa 3 mobil pick up berupa air minum mineral dan 1 mobil air bersih.

Setelah mengumpulkan sekaligus mendata warga setempat yang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih, Laskar FPI Karawang segera membagikan bantuan yang telah disiapkan dari DPW FPI Karawang.

Sebelumnya target bantuan akan dibagikan di Kampung Kutakulambu tapi karena akses jalan menuju kampung tersebut agak kesulitan dan tidak bisa masuk ke kampung tujuan, sehingga DPW FPI Karawang mengalihkan bantuan tersebut ke 3 Kampung, yaitu :
Kp. Saga
Kp. Dalengdong
Kp. Cidampa
Ketiga Kampung tersebut berada di Desa. Sukamulya, Kec. Ciampel, Kab. Karawang, Jawa Barat.

Masyarakat sangat antusias dan sangat menyambut bantuan berupa air beersih dari DPW FPI Karawang, mereka sangat berterima kasih kepada Relawan FPI dan mereka sangat mengharapkan bantuan dari FPI terus berlanjut minimal sebulan sekali demikian seperti yang diungkapkan ibu Iyan salah seorang penduduk dan penerima donasi air.






Sumber : Kontributor LIF Karawang
FPI-Jabar.Com - Tasikmalaya, Dewan Pengurus Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kota Tasikmalaya menggelar acara dzikir dan sholawat. (Jumat, 26 Juli 2019).

Dipimpin oleh Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd, pengurus DPW, DPC FPI se-Kota Tasikmalaya, pengurus dan anggota sayap juang FPI beserta para santri dari berbagai pondok pesantren yang tergabung dalam organisasi FSI (Front Santri Indonesia).

Selain diikuti para santri dari FSI acara ini juga diwajibkan untuk sayap juang FPI di bidang pengembangan pendidikan pesantren mengikuti kegiatan pembacaan dzikir & sholawat yang terhimpun dalam 3 buah ratib di Majlis Ratib Al Musthofa pimpinan Sayyidil Mahbub Al Habib Abu Bakar bin Hasan bin Musthofa Asseghaf.

Ketiga buah ratib tersebut adalah :
1. Ratib Alaydrus karya Al alamah al habib abdulloh Alaydrus bin abi bakar assakron
2. Ratib al athos karya Al alamah al habib umar bin abdurrohman al athos
3. Ratib al hadad karya Al alamah al habib abdulloh bin alawi al hadad

Pembacaan Ratib tsb dipimpin langsung oleh Habib Abu Bakar Asseghaf dan Habib Soleh Alaydrus

Kegiatan ini rutin dilaksanakan seminggu sekali dan menjadi kegiatan wajib yang harus diikuti oleh seluruh keluarga besar FPI Kota Tasikmalaya.

"Perjuangan dzohir kita dalam amar ma'ruf nahyil munkar mesti didukung dengan upaya bathiniyah lewat dzikir dan sholawat sebagai langkah munajat kepada Alloh agar perjuangan menegakan kalimah Alloh senantiasa mendapat rido dan pertolongan Alloh Azza wa jalla" tutur Ust Yan-yan al bayani.

Habib Abu Bakar Asseghaf mewanti wanti, agar para mujahid istikomah dalam mentarbiyyah ummat sekaligus memberantas kemaksiyatan, walau seberat apa pun resiko yang mengjadang.

Pada kesempatan yang sama, Habib Soleh Alaydrus menuturkan bahwa saat ini ummat mesti waspada dengan menyebarnya pemahaman liberal yang merusak kemurnian ajaran islam, khususnya di indonesia.

#melestarikan warisan ulama & habaib#
FPI-Jabar.Com - Sumedang, Dewan Pengurus Cabang Front Pembela Islam (DPC FPI) Situraja Sumedang membuatkan kamar mandi untuk Nenek Ami yang sudah usia senja. (Ahad, 7 Juli 2019)

Pembuatan kamar mandi dan wc dengan ukuran 1.5x2m. Sekaligus pembuatan septic tank diselesaikan selama beberapa hari oleh sejumlah Relawan FPI Situraja.

Warga setempat yang mengetahui kedatangan Relawan FPI untuk membantu membuatkan kamar mandi dan wc untuk Nenek Ami, dengan senang hati segera ikut membaur bersama Relawan dari FPI.

Nenek Ami hidup dalam keadaan kurang mampu dan sakit lumpuh sejak 11 tahun yang lalu.

Tinggal di desa Cikadu kecamatan Situraja dalam gubuk yang sudah memperhatinkan, Nenek Ami dirawat oleh seorang anaknya yang lelaki.

Selama ini tetangga banyak yang sangat kasihan dengan keberadaan Nenek Ami, tinggal dalam gubuk reot tanpa ada kamar mandi dan wc, namun para tetangga tidak bisa berbuat banyak untuk membantunya.

Akhirnya kabar keberadaan Nenek Ami yang sangat memperhatinkan terdengar sampai ke pengurus DPC FPI Situraja Kabupaten Sumedang, dengan sigap segenap pengurus dan anggota FPI Situraja mengumpulkan dana patungan untuk meringankan beban Nenek Ami dan membuatkan kamar mandi, wc, serta septic tank dalam rumahnya.










Sumber : DPC FPI Situraja

Facebook